Sunday, 6 April 2014

5 Parpol Islam pada Pemilu 2014 di Indonesia


Adi-ingin-berbagi.blogspot.com - Menurut Wikipedia, partai politik adalah organisasi politik yang menjalani ideologi tertentu atau dibentuk dengan tujuan memperolah kekuasaan dan merebut kedudukan politik dalam suatu negara. Di banyak negara, jenis-jenis partai politik pun beragam seperti partai sekular, partai liberal, partai komunis, dan partai agama. Partai sekular dan liberal lebih banyak di negara-negara Eropa dan negara-negara Amerika seperti Kanada dan Amerika Serikat. Cina, Rusia, Korea Utara, Kuba dan negara komunis lainnya lebih memilih partai komunis sedangkan partai agama lebih banyak di negara-negara mayoritas Muslim seperti Indonesia dan Mesir.


Meski mayoritas Muslim dunia terdapat di Indonesia tapi ternyata partai agama non Islam juga ada seperti Partai Demokrat Kasih Bangsa, Partai Katolik Demokrat, Partai Bhinneka Tunggal Ika Indonesia, Partai Cinta Damai, Partai Kristen Indonesia, Partai Damai Sejahtera dan Partai Katolik. Hal ini membuktikan bahwa Umat Islam di Indonesia sangat toleran terhadap para pemeluk agama selain Islam. Selama merdeka, Indonesia pernah mengadakan 10 kali pemilu dan akan diadakan pemilu pada 9 April 2014. Pada pemilu 2014, hanya 12 partai nasional dan 3 partai lokal di Aceh yang mengikutinya sedangkan partai agama selain Islam tak mengikuti pemilu tahun ini. Berikut ini sejarah 5 partai politik Islam yang mengikuti pemilu 2014 :

1. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)


Partai ini merupakan gabungan dari 4 partai agama Islam yaitu Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Serikat Islam Indonesia (PSII), PERTI dan Parmusi (Partai Muslimin Indonesia) yang didirikan pada 5 Januari 1973 era Orde Baru (1966-1998) untuk penyederhanaan sistem kepartaian di Indonesia dengan HMS. Mintaredja, SH sebagai ketua sementara. Seiring berjalannya waktu, visi dan misi partai ini tak berubah tapi tetap memiliki para pendukung setia. Partai ini selalu menyuarakan agar Syariat Islam diterapkan di Indonesia meski selalu mendapat tantangan dan halangan dari kalangan sekular dan liberal. Pada pemilu 2009, partai ini mendapat 5.533.214 suara dan 38 kursi di PDR (6.61% ) dan Suryadharma Ali (ketua PPP) dipilih sebagai Menteri Agama (2009-2014). Untuk info lebih lanjut tentang partai ini, silakan Anda kunjungi http://ppp.or.id/.

2. Partai Bulan Bintang (PBB)



Partai ini berdiri pada 17 Juli 1998 dengan motto tegakkan keadilan dan kepastian hukum. Pada pemilu 2004, partai ini mendapat 2.970.487 suara (2.62% ) dan mendapat 11 kursi di DPR. Namun, pada pemilu 2009, partai ini hanya mendapat sekitar 1.8 juta suara (1.7% ) yang membuatnya tak mampu meraih perolehan suara dan tak seorang pun dari partai ini yang duduk di DPR. Partai ini dianggap sebagai penerus Partai Masyumi yang pernah jaya pada masa Orde Lama (1945-1965). Partai PBB selalu memperjuangkan Syariat Islam. Yusril Ihza Mahendra yang mundur pada pemilu 1999 terpilih sebagai calon presiden dari partai ini di Gedung 88, Kota Kasablanka Tower A lantai 19, Jakarta Selatan pada Rabu, 4 Desember 2013 lalu. Untuk info lebih lanjut, silakan kunjungi http://bulanbintang.org/

3. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)


Pada 30 Mei 1998, para kyai melakukan istighosah di Jawa Timur dan berkumpul di kantor PWNU Jawa Timur mendesak KH. Cholil Bisri supaya menggagas dan membidani pendirian partai bagi wadah aspirasi politik Nahdlatul Ulama. Dengan proses yang amat panjang, melelahkan dan mengharap petunjuk dari Allah, partai ini pun berdiri pada 29 Rabi'ul Awal 1419 Hijriah (23 Juli 1998). Saat ini, Muhaimin Iskandar sebagai ketua partai ini dan mendapat 27 kursi di DPR pada pemilu 2009 setelah mendapat 5.146.122 suara (4.9% ). Untuk info lebih lanjut, silahkan kunjungi http://dpp.pkb.or.id/.

4. Partai Amat Nasional (PAN)



Pada 5-6 Agustus 1998 di Bogor, 50 tokoh nasional seperti Prof. Dr. H. Amien Rais, Abdillah Toha dan lainnya, Majelis Amanat Rakyat (MARA) dan PPSK Muhammadiyah sepakat membentuk Partai Amanat Bangsa (PAB) yang kemudian berubah nama menjadi PAN dan parti ini resmi berdiri pada 23 Agustus 1998. Pada pemilu 2009, partai ini mendapat 6.254.580 suara (6% ) dan 43 kursi di DPR (7.7% ) sehingga partai ini berada pada peringkat ke-5. Untuk info lebih lanjut, silakan kunjungi http://pan.or.id/.

5. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)


Partai ini berdiri pada 20 April 2002 sebagai partai gabungan dari Partai Keadilan dan PK Sejahtera di Masjid al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta. Yusuf al Qaradawi mengaku bahwa PKS dikaitkan dengan Ikhwanul Muslimin yang berbasis di Mesir. Pada pemilu 2009, partai ini mendapat 57 kursi di DPR. Untuk info lebih lanjut, silakan kunjungi http://pks.or.id/.

Saya lebih suka membahas sejarah partai-partai tersebut karena mempunyai sumber-sumber referensi terpercaya dan saya tak membahas partai-partai nasional karena tak mempunyai banyak waktu dan sumber referensi terpercaya. Semoga bermanfaat dan maaf bila salah. . .
menarik, bermanfaat

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Anda mengirim kritik, saran, atau pertanyaan ke :

* Nomor ponsel saya : 085716860717 dan 083824096980
*E-mail saya : Adiselamet01@gmail.com
*Akun facebook saya : Facebook.com/ayakinbisa

Syarat dan ketentuan berkomentar :
1. Dilarang menghina siapa pun
2. Dilarang berkomentar sampah. Contoh : Promosi produk
3. Jangan menggunakan link hidup
Maaf bila saya belum bisa membalas komentar atau mengunjungi situs Anda. Terima kasih atas kunjungan atau komentar Anda di blog sederhana ini. Salam untuk Anda...