Sunday, 2 February 2014

Masa Depan Islam


Masa Depan Islam


          Adi-ingin-berbagi.blogspot.com - Islam adalah sebuah agama yang dibawa oleh Rasulullah صل الله عليه وسلم   pada abad ke-7 Masehi di Kota Mekah dan Kota Madinah. Islam mengajarkan bahwa Allah Ta'ala adalah Tuhan Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya. Wahyu yang diterima oleh Rasulullah صل الله عليه وسلم   dari Allah Ta'ala adalah Al Qur'an melalui Malaikat Jibril. Kemudian, Islam disebarkan oleh para sahabat beliau dan para penerusnya ke seluruh dunia hingga detik ini.
 
Allah Ta'ala berfirman,

هوالذى أرسل لسوله بالهدى ودين الحق ليظهره عل الدين كله,ولوكره المشكون

Artinya :

"Dia yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (al Qur'an) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama walaupun orang-orang musyrik tak menyukai" [QS. At Taubah (9) : 33]
Allah Ta'ala berfirman,

ولتعلمن نبأه بعد حين

Artinya :

"Dan Sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita setelah beberapa waktu lagi" [QS. Shaad (38) : 88]
Satu per satu bukti kebenaran Islam semakin nampak tapi tetap masih banyak orang yang tak mempercayainya....

          Rasulullah صل الله عليه وسلم  bersabda, "Malam dan siang tak akan sinar sehingga Latta dan al Uzza telah disembah". Lalu Aisyah bertanya, "Wahai Rasul, sungguh aku mengira bahwa tatkala Allah menurunkan firman-Nya, "Dia yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (al Qur'an) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama walaupun orang-orang musyrik tak mienyukai" hal itu telah sempurna (realisasinya) ??". Beliau menjawab, "Hal itu akan terealisasi pada saat yang ditentukan oleh Allah" [HR. Muslim]

          Rasulullah صل الله عليه وسلم  bersabda, "Allah telah menghimpun (mengumpulkan dan menyatukan) bumi ini untukku. Oleh karena itu aku dapat menyaksikan belahan bumi Barat dan Timur. Sungguh kekuasaan umatku akan sampai ke daerah yang dikumpulkan (diperlihatkan) kepadaku itu" [HR. Muslim (8/171), Abu Daud (4252), Turmudzi (2/27), yang menilainya hadits shahih, Ibnu Majah (2952), dan Ahmad dengan 2 sanad]

          Wilayah kekuasan Islam semakin bertambah luas, mulai dari Andalusia (Spanyol dan Portugis) di Eropa, belahan Afrika Utara, Timur Tengah, Asia Tengah hingga ke Indonesia sehingga menjadi negara-negara yang mayoritas Muslim terbanyak di dunia. Ini membuktikan hadits Nabi sebagaimana yang ditulis saya di atas.

          Rasulullah صل الله عليه وسلم  bersabda, "Sesungguhnya agama Islam ini akan sampai ke bumi yang dilalui oleh malam dan siang. Allah tak akan melewatkan seluruh kota dan pelosok desa, kecuali memasukkan agama ini ke daerah itu dengan memuliakan yang mulia dan merendahkan yang hina. Yakni memuliakannya dengan Islam dan merendahkannya dengan kekufuran" [Ibnu Hibban meriwayatkan dalam kitabnya Shahih (1631, 1632). Abu 'Arubah meriwayatkannya dalam kitab al Montaqa minat Thabaqat (2/10/1)]

          Dari hari ke hari, jumlah Muslim semakin banyak dan berkali lipat di dunia meski dituduh sebagai agama negatif khususnya dikaitkan pada tragedi 11 September 2001. Pada 13 Januari 2014, Islam menjadi agama terbesar di dunia setelah menggeser agama Kristen yang selama puluhan tahun menjadi agama terbesar dengan jumlah pemeluk terbanyak di dunia dan Islam pun telah menjadi agama ke-2 yang dipeluk oleh penduduk negara-negara yang mayoritas adalah Non Muslim termasuk India, Cina, USA, Inggris, Jerman, Rusia, Yunani [1]. Hal ini pula sebagai bukti kebenaran kabar dari Rasulullah صل الله عليه وسلم  sekitar 14 abad lebih yang lalu.

          Abu Qubai menuturkan (pada suatu ketika) kami bersama Abdullah bin Amr bin Ash, ditanya tentang mana yang akan terkalahkan lebih dulu, antara 2 negeri Konstantinopel (Istambul) atau Roma. Kemudian ia meminta petinya yang sudah agak lusuh. Lalu ia mengeluarkan sebuah kitab. Abu Qubai melanjutkan kisahnya. Lalu Abdullah menceritakan, "Suatu ketika kami sedang menulis di sisi Rasulullah Rasulullah صل الله عليه وسلم  . Tiba-tiba beliau ditanya, "Mana yang akan terkalahkan lebih dulu Konstantinopel atau Roma ?''. Beliau menjawab, "Kota Heraklius (Konstantinopel) yang terkalahkan lebih dulu''. [HR. Ahmad (11/176), Ad Darimi (1/126), Ibnu Abi Suaibah dalam al Mushan (11/47, 153), Abu Amr Ad Dani dalam as Sunanul Maridah fil Fitnah (Hadits-hadits tentang fitnah), al Hakim (111/422 dan IV/508) dan Abdul Ghani al Maqdisi dalam Kitabul Ilmi (11/30).
Keterangan : Lambang Kesultanan Turki Utsmani


          Pada 29 Mei 1453 Masehi, Sultan Muhammad al Fatih (Sultan Mehmed II) bersama ratusan ribu pasukan Kesultanan Turki Utsmani berhasil menaklukan Kota Konstantinopel, ibukota Kerajaan Romawi Timur (Bzantium) dan Kerajaan Romawi Timur (Bzantium) pun tumbang setelah berdiri selama ribuan tahun. Kota Konstantinopel pun berubah nama menjadi Istambul. Peristiwa ini membuktikan kebenaran kabar dari Rasulullah صل الله عليه وسلم  pada 8 abad sebelumnya. Dan atas kehendak Allah, Kota Roma (Ibukota Italia, sekarang) akan ditaklukan pada suatu masa nanti.
          Rasulullah صل الله عليه وسلم  bersabda, "Kenabian telah terwujud di antara kamu sesuai kehendak Allah. Kemudian Dia akan menghilangkannya sesuai dengan kehendaknya. Setelah itu ada Khalifah yang sesuai dengan kenabian tersebut sesuai dengan kehendak-Nya pula. Kemudian Dia akan menghapusnya juga sesuai dengan kehendak-Nya. Setelah itu ada raja diktator bertangan besi dan semua berjalan sesuai dengan kehendak-Nya pula. Lalu Dia akan menghapusnya jika menghendaki untuk menghapusnya. Kemudian ada Khalifah yang sesuai dengan tuntunan Nabi". Lalu Nabi terdiam. [HR. Ahmad (IV/273]

Keterangan :



1. Masa Kenabian Muhammad صل الله عليه وسلم  berlangsung selama sekitar 23 tahun. Hasilnya, menyatukan masyarakat Arab ke dalam Islam, persatuan dan kesatuan pun terjadi, kebaikan dan kebenaran pun terpancar, Al Qur'an sebagai Kitab Suci pun diturunkan oleh Allah melalui Malaikat Jibril dan masih banyak lagi keberhasilan Rasulullah sehingga beliau dijuluki pemimpin terbaik sepanjang sejarah oleh para penulis Barat.
2. Masa Kekhalifahan sesuai dengan ajaran Islam berlangsung selama 1291 tahun (632-1923 Masehi)
Keterangan : Umar bin Khattab

          Khulafaur Rasyidin selama 30 tahun (632-662 Masehi/11-41 Hijriah) dengan 4 sahabat Nabi sebagai para Khalifah seperti Abu Bakr ash Shidiq radhiayallahu'anhu (632-624 Masehi), Umar bin Khattab radhiayallahu'anhu (634-644 Masehi), Utsman bin Affan radhiayallahu'anhu (644-656 Masehi), Ali bin Abi Thalib radhiayallahu'anhu (656-661) dan Hasan bin Ali bin Abi Thalib radhiayallahu'anhu selama beberapa bulan. Wilayah kekuasaan Islam pun berkembang dan bertambah luas dari Persia, Siria, Jordania, Palestina, hingga ke Mesir. Dari masa pemerintahan Abu Bakr ash Shidiq radhiayallahu'anhu , Umar bin Khattab radhiayallahu'anhu dan Utsman bin Affan radhiayallahu'anhu, pusat pemerintahan di Kota Madina. Dan, pusat pemerintahan pun dipindahkan ke Kota Kufah (Irak, sekarang) dalam masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib radhiayallahu'anhu dan Hasan bin Ali bin Abi Thalib radhiayallahu'anhu.

          Kemudian, Pemerintahan Islam dipegang oleh Kekhalifahan Bani Umayyah yang didirikan oleh seorang sahabat Nabi bernama Muawiyah bin Abi Sufyan radhiayallahu'anhu hingga ke masa pemerintahan Khalifah Marwan bin Muhammad (Marwan II) selama hampir 90 tahun (41-132 Hijriah/662-750) berdasarkan sistem kerajaan tapi menerapkan Syariat Islam dan beribukota di Damaskus (ibukota Siria, sekarang). Wilayah kekuasaan Islam pun berkembang dan bertambah luas dari Persia, Asia Tengah, Timur Tengah, Mesir, Laut Tengah, Afrika Utara hingga ke Andalusia (Spanyol dan Portugis) yang berbatasan langsung dengan Pegunungan Pyrennia di Perancis. Para ahli sejarah berpendapat bahwa Islam telah disebarkan ke Indonesia, Cina, India, Asia Tengah  sebelum masa pemerintahan Kekhalifahan Bani Umayyah berdiri.

          Pada tahun 750 hingga tahun 1250 Masehi, Pemerintahan Islam dipegang oleh Kekhalifahan Bani Abbasiyah yang beribukota di Baghdad. Wilayah kekuasan Islam semakin bertambah luas hingga ke Rusia meski Pemerintahan Islam di Andalusia memisahkan diri. Peradaban Islam semakin maju dan berkembang dan satu-satunya peradaban terbaik di dunia. Cordoba sebagai ibukota Pemerintahan Islam di Andalusia pun menjadi pusat intelektual di Eropa sebelum kebangkitan intelektual Eropa oleh orang-orang Eropa. Baitul Hikmah sebagai satu-satunya perpustakan terbesar dan terlengkap pada masanya didirikan di Kota Baghdad sehingga Baghdad disebut sebagai Kota 1001 Malam.

          Namun, Pemerintahan Islam ini semakin lemah karena Umat Islam semakin jauh dari Islam, bermaksiat, para penguasa sibuk dengan kekayaan, tentara-tentara pun kehilangan semagat berkorban, pengkhianatan, Syariat Islam pun kurang ditegakkan lagi sehingga Temujin (Jengkhis Khan), sang raja dari Kerajaan Mongol bernafsu untuk menghancurkan Pemerintahan Islam yang berpusat di Baghdad. Jutaan Muslim dan Non Muslim yang menjadi penduduk Kekhalifahan Bani Abbasiyah dibantai sehingga 10% populasi penduduk di Timur Tengah pun berkurang drastis. Baitul Hikmah dihancurkan dan ratusan ribu buku-buku karya para ilmuan Muslim pun dibakar dan dibuang ke sungai sehingga air sungai tersebut berwarna hitam pekat.
Keterangan : Wilayah kekuasaan Kesultanan Utsmaniyah

 
          Sekitar 49 tahun kemudian atau tepat pada November 1299 Masehi, Utsman bin Ertugral mendirikan Kesultanan Turki Utsmani. Selama 624 tahun (1299-24 Juli 1923 Masehi), Pemerintahan Islam pun berdiri dan selama itu pula harus berperang melawan negara-negara Kristen Eropa yang bernafsu untuk menguasai wilayah Islam. Sultan Sultan Orhan (1326-1359 Masehi), Sultan Muhammad al Fatih, Sultan Selim, Sultan Sulaiman, dan Sultan Abdul Majid II adalah para sultan yang terkenal. Selain Kesultanan Turki Utsmani, Kesultanan Moghul di India, Kerajaan Safavid di Persia (Iran, sekarang), kesultanan-kesultanan pun berdiri di Afrika Utara dan di Asia Tenggara termasuk di Indonesia seperti Kesultanan Aceh, Kesultanan Banten, Kesultanan Cirebon, Kesultanan Demak, Kesultanan Makasar dan Kesultanan Mataram. Inilah era kesultanan-kesultanan berkuasa sebelum dihancurkan oleh negara-negara Kristen Eropa. Pasca Perang Dunia I (1914-1918 Masehi), Kesultanan Turki Utsmani pun lemah. Pada 3 Maret 1924 Masehi dan 24 Juli 1924 Masehi, Mustafa Kemal Pasha Atturk memecat sultan terakhir dan membubarkan Kekhalifahan Turki Ustmani (Kesultanan Turki Utsmani ) pada sidang Dewan Perwakilan Nasional hingga Turki menjadi negara liberal dan sekuler yang jauh dari nilai Islam.
3. Masa para penguasa jahat

          Pasca tumbangnya Kesultanan Turki Utsmani, wilayah-wilayah Islam pun terpecah belah dan mendirikan negara-negara baru dari Maroko hingga Indonesia dan ada pula wilayah-wilayah Islam yang menjadi bagian dari negara-negara Non Muslim seperti India, Singapura, Rusia, Cina, negara-negara di Eropa Timur. Syariat Islam pun belum diterapkan oleh negara-negara yang mayoritas Muslim hingga detik ini dan negara-negara yang mayoritas Kristen seperti Inggris, USA, Prancis pun masih berkuasa di negara-negara yang mayoritas Muslim seperti Indonesia meski telah merdeka. Kita berada di masa ini. Saya tak tahu sampai kapan ini terjadi tapi kehendak Allah pasti terjadi.

4. Masa kekhalifahan sesuai ajaran Islam

          Meski belum berdiri tapi kita telah melihat banyak tanda-tandanya seperti mulai tumbangnya pemerintahan-pemerintahan diktator dan jahat di negara-negara Muslim. Janji Allah dan Rasul-Nya pasti akan terjadi lagi meski mungkin, saya telah tiada.
Sekian artikel yang ditulis saya kali ini. Semoga bermanfaat dan maaf bila salah...
Mungkin Anda tertarik untuk membaca artikel tentang  Masa Pemerintahan Kemal Pasha di Turki

Sumber Referensi :
menarik, bermanfaat

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Anda mengirim kritik, saran, atau pertanyaan ke :

* Nomor ponsel saya : 085716860717 dan 083824096980
*E-mail saya : Adiselamet01@gmail.com
*Akun facebook saya : Facebook.com/ayakinbisa

Syarat dan ketentuan berkomentar :
1. Dilarang menghina siapa pun
2. Dilarang berkomentar sampah. Contoh : Promosi produk
3. Jangan menggunakan link hidup
Maaf bila saya belum bisa membalas komentar atau mengunjungi situs Anda. Terima kasih atas kunjungan atau komentar Anda di blog sederhana ini. Salam untuk Anda...