Wednesday, 8 May 2013

Pandangan Islam tentang Setan


Setan adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah Ta'ala berdasarkan hikmah dan ilmu-Nya. Setan termasuk bangsa jin yang terbuat dari api dan beranak pinak. Sebagaimana firman-Nya, Allah Ta'ala berfirman, "Dan (ingatlah) ketika kami berfirman kepada para malaikat sujudlah kamu kepada Adam", maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia (iblis) adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain Aku, sedangkan mereka musuhmu" [QS. Al Kahfi () : 50] Sejak awal penciptaan manusia, Nabi Adam alaihi salam, setan telah berjanji kepada Allah untuk menjerumuskan manusia dari jalan Allah dengan berbagai cara dan jalan yang ia tempuh. Firman Allah Ta'ala : Iblis menjawab, "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kiri dan kanan mereka. dan Engkau tidak mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat)" [QS. Al A'raaf () : 16-17] Bahkan setiap manusia didampingi oleh para malaikat dan setan yang menggodanya. Rasulullah bersabda, "Tidaklah di antara kalian seorang pun, kecuali telah dijadikan pendampingnya dari bangsa jin dan pendampingnya dari malaikat". Mereka (para sahabat) berkata, "Termasuk engkau ya Rasulullah ?''. Beliau bersabda, "Termasuk saya, tetapi Allah Azza wa Jalla telah menolong saya, sehingga dia tidak menyuruh saya kecuali pada yang benar" [Riwayat Muslim] Karenannya Allah memerintahkan manusia untuk menjadikannya sebagai musuh yang harus dilawan atau dihindari dengan memurnikan tauhid, keikhlasan, dan banyak berzikir kepada Allah. Allah Ta'ala berfirman, "Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu)" [QS. Fathir () : 6] Seberapa usaha dan upaya setan, dia tidak akan berdaya apa pun bila berhadapan dengan seorang muslim yang kuat imannya, ikhlas, dan selalu berzikir kepada Allah Tabaroka wa Ta'ala. Allah Ta'ala berfirman, "Sesungguhnya setan tidak ada kekuasaan apa pun pada orang-orang yang beriman dan bertwakkal kepada-Nya" [QS. An nahl ayat 99]

Fakta Tentang Malahayati

Assalamu'alaikum warohmatullahi wa barokatuh, Sahabat Dalam kesempatan ini saya ingin berbagi pengetahuan tentang sejarah, khususnya para pejuang kemerdekaan dari Aceh, Serambi Mekkah. Kita akan membicarakan tokoh wanita yang satu ini. Beliau adalah Keumalahayati. Kalian pasti tahu siapa Malahayati atau Keumalahayati, bukan ? Jika iya, saya akan mengingatkannya lagi. Namun jika belum tahu, oke sekarang dibaca artikel ini............ (hehehe) Keumalahayati atau dikenal dengan nama Malahayati merupakan salah satu pahlawan dari Aceh Darussalam. Beliau adalah salah satu pahlawan wanita tangguh dari Indonesia Raya. Beliau hidup di zaman pemerintahan Sultan Alaiddin Ali Riayat Syah IV yang memerintah pada tahun 1589-1604 Masehi. Selama Malahayati dan para pejuang lainnya masih hidup para penjajah dibuatnya ketakutan, padahal para tokoh yang dihadapi mereka adalah manusia biasa yang mempunyai keberanian yang tinggi. Berikut ini ada beberapa FAKTA tentang Malahayati (Keumalahayati) sang pejuang dari Kesultanan Aceh Darussalam : 1. Jalur nasab (garis keturunan) : • Keumalahayati atau malahayati putri dari Laksanama Mahmud Syah bin Laksanama Muhammad Said Syah bin Sultan Salahuddin Syah (1530-1539) bin Sultan Ibrahim Ali Mughayat Syah (1513-1530) 2. Pendidikan : • Meunasah (pesantren) • Setelah lulus dari pasantren, ia melanjutkan ke sekolah Akademi militer Ma'had Baitul Maqdis yang dibangun dengan dukungan Sultan Selim II dari Kesultanan Turki Ustmani (Ottoman Empire) dan sejumlah sekitar 1000 dosen angkatan laut dari Kesultanan Turki Ustmani (Ottoman Empire). Perlu diketahui : Kesultanan Aceh Darussalam menjalin hubungan persahabatan dengan Kesultanan Turki Ustmani (Ottoman Empire) hingga Kesultanan Aceh diruntuhkan oleh Belanda yang berusaha menjajah Aceh selama berabad-abad. 3. Karir : • Sebagai penjaga pintu gerbang Kesultan membuat Kerajaan Inggris yang dipimpin oleh Sir James Lancaster memilih jalur perdamaian • Ia dan Cut Limpah bertugas sebagai petugas di Dinas Rahasia dan Intelegen Kesultanan Aceh Darussalam • Ia mendapat gelar Laksanama karena keberaniannya memimpin pasukan di lautan • Diplomat ulung dan ahli politik dalam negeri 4. Jasa-jasanya banyak sekali, sedikit jasanya yang diketahui hingga akhir hayatnya antara lain : • Sebagai Laksanama Wanita Pertama di dunia • Ia memimpin sekitar 2000 pasukan Inong Balee (pasukan para janda karena suami mereka gugur dalam pertempuran) berperang melawan Belanda yang membawa kapal perang dan benteng dan membunuh Cornelis de Houtman (komandan Belanda yang mendaratkan kakinya pertama di Banten dan di Indonesia pada umumnya) pada pertempuran satu lawan satu di geladak kapal pada 11 September 1599 Masehi dan menawan saudara Cornelis de Houtman yang bernama Frederich de Houtman (orang Eropa pertama yang menerjemahkan Injil dari bahasa Belanda ke Bahasa Melayu) selama 1 tahun . Perang ini diakibatkan karena Belanda mengkhianati perjanjian dagang dengan Kesultanan Aceh Darussalam pada tanggal 21 Juni 1599 Masehi yang membawa kapal "Deleeuw" dan kapal "Deleeuwin". • Salah datu pejuang dari Aceh, yang pada waktu itu berdiri Kesultanan Aceh Darussalam • Ia dan pasukannya membangun benteng bernama Benteng Inong Balee di desa Lamreh, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar yang digunakan sebagai sarana asrama, pelatiha militer dan logistik. • Ia mengangkat Darmawangsa sebagai Sultan yang bergelar Sultan Iskandar Muda yang memerintah pada tahun 1607-1636 (Salah satu Sultan yang membawa kejayaan bagi rakyat Aceh dan Kesultanan Aceh Darussalam yang namanya melegenda hingga sekarang). • Belanda dan Portugis yang menyerang Kesultanan Aceh Darussalam mengalami kekalahan bertubi-tubi akibat berperang dengan Kesultanan Aceh Darussalam yang dibantu oleh rakyat dan Pasukan Inong Balee yang dipimpin oleh Keumalahayati (Malahayati). • Inggris yang dipimpin oleh Sir James Lancaster memilih berdamai karena Belanda & Portugis dikalahkan secara bertubi-tubi oleh Kesultanan Aceh Darussalam sehingga Sir James Lancaster utusan dari Ratu Inggris bernama Ratu Elisabeth I menjalin hubungan diplomatik dengan Kesultanan Aceh Darussalam pada tanggal 6 Juni 1602 Masehi. • Wanita Belanda bernama Marie van Zuchtelen mencatat nama Malahayati (Keumalahayati) pada bukunya yang diberjudul "Vrouwlijke Admiral Malahayati (Malahayati the Woman Admiral)". • Ia wafat pada pertempuran di Teluk Krueng Raya dan dimakamkan di sekitar 3 km dari Benteng Inong Balee di atas bukit 6. Namanya diabadikan pada : • Buku "Vrouwlijke Admiral Malahayati (Malahayati the Woman Admiral)" yang ditulis oleh Wanita Belanda bernama Marie van Zuchtelen • KRI Malahayati, Pelabuhan Malahayati • Garda Wanita Malahayati sebagai divisi wanita Ormas Nasional Demokrat • Lukisan tentang sosok Malahayati di Musium Kapal Selam Surabaya • dan lain-lain. Semoga bermanfaat.... Artikel ini saya rangkum dari : • id.wikipedia.org/wiki/Keumala_Hayati • adekrawie.wordpress.com/2008/03/10/laksanama-malahayati-pahlawan-emansipasi-yang terlupakan/ • tanbihun.com/sejarah/admiral-malahayati-armadanya-sangat-ditakuti-portugis-dan-belanda/?wpmp_tp=1 • m.kompasiana.com/post/sejarah/2013/04/20/kartini-dan-malahayati-bukti-emansipasi-bukan-barang-baru/