Sunday, 6 January 2013

Jatuhnya Konstantinopel ke tangan Umat Islam


# Nubuat Rasulullah
Abu Qubail menuturkan dari Abdullah bin Amr bin Ash, suatu ketika kami sedang menulis di sisi Rasulullah S.A.W., tiba-tiba beliau ditanya, "mana yang terkalahkan lebih dulu, Konstantinopel atau Romawi?". Beliau menjawab : "Kota Heraklius-lah yang akan terkalahkan lebih dulu" {H.R. Ahmad, ad Darimi, al Hakim}
"Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukannya adalah sebaik-baik pemimpin, dan pasukannya adalah sebaik-baik pasukan" {H.R. Ahmad bin Hanbal Al Musnad}

# Istanbul sebelum Islam
Dimulai pada abad ke-4 M Konstantinus Agung merasa Kota Roma sudah tak layak untuk menjadi ibukota Kerajaan Romawi. Akhirnya ia memilih daerah yang sekarang bernama Istanbul (Konstantinopel) tahun 330 M. Ia menamakannya Konstantinopel yang berarti Kota Kaisar Konstantinus. Pada tahun 395 M, kerajaan dibagi 2 wilayah yaitu Romawi Barat & Timur. Romawi Barat runtuh pada abad ke-5 M. Kaisar Theodosius mempertahankan Kota Konstantinopel dengan membangun benteng sepanjang 6492 meter agar terhindar dari taklukan musuh. Tahun 726-842 M keluarga kerajaan saling berebut kekuasaan. Gereja dituduh menjadi dalang dibalik segala keributan sehingga pemerintah kerajaan melarang segala bentuk peribadatan termasuk patung, lukisan dihancurkan. Tentara Latin yang berisi prajurit dari angkatan perang pada perang Salib ke-4 menduduki pada 1204 Mselama 57 tahun tentara Latin merampok biara, monumen, gereja yang ada di Konstantinopel.
* Kota Konstantinopel pernah menjadi :
~ Ibukota Kerajaan Romawi (330 -395 M)
~ Byzantium (395-1204 & 1261-1453 M)
~ Kerajaan Latin (1204-1261 M)
~ Kerajaan Ottoman/Turki Utsmani (1453-1922 M)

# Penaklukan oleh para Sahabat hingga Kerajaan Ottoman (Kesultanan Islam dinasti Ustmani)

Upaya pertama dilakukan oleh Muawiyah bin Abu Sufyan tahun 668 M, diteruskan generasi berikutnya, Bani Umayyah, Bani Abbasiyah hingga pada pemerintahan Murad II di Kerajaan Turki Utsmani. Selama 800 tahun mengalami kegagalan dalam penaklukan tersebut.Namun, Allah Ta'ala membuktikan firman dan janji-Nya. Allah Ta'ala berfirman,
"Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata, supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus, dan supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak). Allah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana" [QS. Al Fath : 1-4]


semoga bermanfaat

Tugas Nabi Akhir Zaman

Muhammad SAW bin Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim adalah seorang nabi & rasul terakhir yang diutus Allah Ta'ala kepada segenap umat manusia [QS. Al Ahzab (33) : 45-48], risalahnya bersifat universal [QS. Saba' (34) : 28], hukum-hukum yang dibawanya bermanfaat & membuat kebahagiaan umat manusia [QS. Ath Thalaq (65) : 8-12]. Beliau mempunyai akhak yang luhur dan agung [QS. Al Qalam (68) : 1-7], sehingga pantaslah Allah Ta'ala memuji beliau sebagai orang yang mempunyai suri tauladan yang baik [QS. Al Ahzab (33) : 21]. Islam adalah agama yang dibawanya, agama yang cinta perdamaian [QS. Al Fal (8) : 61], beliau tak pernah memaksa orang-orang untuk mengikuti ajarannya karena dalam Islam tidak ada paksaan dalam beragama [QS. Al Baqarah (2) : 256]. Islam sebagai agama rahmat bagi alam semesta [QS. Al Anbiya : 107] bukanlah agama yang sempit [QS. Al Hajj (22) : 78] melainkan agama yang telah sempurna dan diridhoi oleh Allah [QS. Al Maidah (5) : 3].

Berikut ini ada beberapa tugas yang diberikan oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW :

1. Sebagai pembawa berita gembira & pemberi peringatan kepada umat manusia seluruhnya
Allah Tabaroka wa Ta'ala berfirman :
"Dan Kami tidak mengutusmu melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui" [QS. Saba (34) : 28], [QS. Al Fath (48) : 8], [QS. Al Israa (17) : 105], [QS. Al Baqarah (2) : 25] dan [QS. Al Baqarah (2) : 119]

2. Sebagai rahmat bagi alam semesta [QS. Al Anbiya (21) : 107], [QS. Ali Imron (3) : 159]

3. Sebagai saksi atas perbuatan umat [QS. An Nisa (4) : 41], [QS. Al Fath : 8]

4. Menyampaikan amanat dan menetapkan hukum dengan adil [QS. An Nisa (4) : 105]

5. Menyampaikan risalah Tuhan [QS. Al Maidah (5) : 67, 99], [QS. Asy Syuura (42) : 48]

6. Sebagai Rasul yang diutus untuk seluruh manusia [QS. An Nisa (4) : 79]

7. Sebagai utusan Tuhan yang membawa petunjuk [QS. At Taubah (9) : 33], [QS. Yunus (10) : 108], [QS. Al Fath (48) : 28]

8. Membacakan apa yang telah diwahyukan [QS. Ar Ra'du (13) : 30]

9. Menjelaskan apa yang diwahyukan [QS. An Nahl (16) : 64, 89], [QS. Ath Thalaq (65) : 1]

10. Berdakwah dengan hikmah dan pelajaran yang baik
Allah Ta'ala berfirman :
"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk" [QS. An Nahl (16) : 125]

__semoga bermanfaat__

Mengapa Kita Selalu Mendapat Musibah

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh

Hai Sahabat, pernahkah kita berpikir dan merenung mengapa kita sering ditimpa musibah ?????

Mengapa musibah selalu terjadi ???

Beberapa waktu lalu negara kita pernah diguncang gemba bumi ditambah tsunami yang memporak-porakkan Nanggro Aceh Darussalam yang dikenal dengan sebutan Serambi Mekkah.

Mengapa bencana itu menimpa saudara-saudara kita ??

Mengapa mayoritas yang ditampa bencana itu adalah Kaum Muslimin ??

Apakah kita salah menyembah Tuhan ??

Apakah kita salah memilih agama ??

Mengapa ??

Pernahkah kita berpikir demikian ??

Astaghfirullohal'adzim. . .

Musibah itu bisa menimpa kita dimana dan kapanpun kita berada !

Apakah ada makna dibalik musibah yang menimpa kita ??

Allah Ta'ala berfirman :
"dan sungguh Kami akan mencobah kamu dengan sesuatu dari ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan, dan sampaikanlah berita gembira kepada orang yang sabar" [QS. Al Baqarah (2) : 155]

Mengapa Allah menimpakan musibah kepada kita ??

Karena :


1. Untuk menguji seberapa tebal iman dan keyakinan kita

Orang yang beriman adalah orang yang dapat mewujudkan iman dan keyakinan dengan bukti melalui ucapan, hati dan tindakan. Jika kita sering beribadah tapi sering pula berkata yang tidak baik maka imannya pun patut dipertanyakan. Ketika kita masih duduk di bangku sekolah, ibu dan bapak guru sering mengetes dan menguji seberapa jauh kita mengerti, memahami dan mendalami suatu materi pelajaran. Misal, jika kita diremedial maka kita harus berusaha agar kita lulus. Begitu pun juga dalam kehidupan beragama. Semuanya diuji apakah kita beriman atau tidak.

Allah Ta'ala berfirman :

'Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, "KAMI TELAH BERIMAN", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, dan sungguh Allah mengetahui orang yang benar dan sungguh Dia mengetahui orang-orang yang dusta' [QS. Al Ankabut (29) : 2-3]

So, bagaimana balasan bagi orang yang sabar ?

Dia berfirman :

'Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, "TUHAN KAMI ADALAH ALLAH" kemudian mereka beristiqomah (konsisten-berketetapan hati), maka malaikat-malaikat turun kepada mereka (lalu berkata), "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu berduka cita, dan bergembiralah dengan surga yang telah dijanjikan (ALLAH) kepadamu"[QS. Fushishilat (41) : 30]

2. Memperkuat keyakinan tentang hari kiamat

Allah Ta'ala berfirman :

"Apabila terjadi hari kiamat, tidaklah terjadinya dapat didustakan. (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan mengangkat (satu golongan). Apabila bumi digoncangkan dengan sekeras-kerasnya, dan gunung-gunung dihancurkan sehancur-hancurnya, maka jadilah ia debu yang beterbangan" [QS. Al Waqi'ah (56) : 1-6]

3. Agar kita kembali ke jalan yang benar dan merasakan akibat yang kita lakukan

Allah Ta'ala berfirman :
"Telah nyata kerusakan di darat dan di laut dengan sebab perbuatan tangan manusia, supaya Dia merasakan kepada mereka sebahagian (akibat) dari yang mereka perbuat, supaya mereka kembali" [QS. Ar Ruum (30) : 41]

Rasulullah bersabda :
"Apabila umatku melakukan berbagai kemungkaran dan kemaksiatan maka akan datang kepada mereka bencana berupa bencana alam, kekeringan dan penyakit-penyakit berbahaya" [HR. Al Hakim]

4. Agar manusia jangan merasa hebat, sombong dan takabur

Allah Ta'ala berfirman :
"dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung" [QS. Al Isra' (17) : 37]

5. Agar mengingatkan kita bahwa yang kita punya semuanya milik-Nya

Allah Ta'ala berfirman :
"(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata, SESUNGGUHNYA KAMI MILIK ALLAH & SESUNGGUHNYA KEPADA-NYA KAMI KEMBALI'' [QS. Al Baqarah (2) : 156]

Sesungguhnya musibah yang menimpa kita sesuai dengan kesanggupan kita.

Allah Ta'ala berfirman :

'ALLAH TIDAK MEMBEBANI SESEORANG MELAINKAN SESUAH DENGAN KESANGGUPANNYA. Ia mendapat pahala dari kebajikan yang ia usahakan dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika lupa atau kami bersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan, kepada kami apa yang tak sanggup kamh memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir" [QS. Al Baqarah (2) : 286]

Rasulullah Muhammad Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda :
"Umatku ini dirahmati Allah dan tidak disiksa di akhirat, akan tetapi siksaan mereka di dunia berupa fitnah-fitnah, gempa bumi, peperangan, dan musibah-musibah" [HR. Abu Daud]




_BERBAHAGIALAH ORANG YANG SABAR_

Berbakti dan Mengabdi Kepada Orang Tua

ISLAM sangat menjunjung tinggi moralitas, ilmu dan ibadah kepada Sang Maha Pencipta

Betapa tinggi kedudukan orang tua dalam ajaran Islam ini

Untuk mendapatkan ridha Allah, maka harus mendapatkan ridha dari orang tua terlebih dahulu.

Rasulullah Muhammad Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda,
"RIDHALLAH FII RIDHAL WAALIDAIN, WA SUKHTHULLAH FII SUKHTIHIMAA (Ridha Allah bergantung pada ridha kedua orang tua, dan murka Allah bergantung pada murka keduanya)"

Ada pepatah mengatakan, "KASIH ANAK SEPANJANG JALAN, NAMUN KASIH ORANG TUA SEPANJANG ZAMAN"

Yup, karena jalan akan terputus bila terjadi bencana alam dsb namun zaman tiada terputus kecuali sudah ketetapan Ilahi Rabbi.

Maksudnya, orang tua sangat besar rasa sayangnya ke sang buah hati melebihi nyawanya sendiri.

The parents are our heroes !

Karena mereka kita berada, dibimbing, dirawat dan dididik pertama kali sebelum kita masuk sekolah hingga kita jalani kehidupan dengan mereka.

Meskipun orang tua kita berbeda keyakinan namun tidak berarti kita tak menghormatinya

Allah Ta'ala berfirman,
"DAN SEMBAHLAH ALLAH & JANGANLAH KAMU MEMPERSEKUTUKAN-NYA DENGAN SESUATU PUN, DAN BERBUAT BAIKLAH UNTUK IBU BAPAK, KERABAT, ANAK-ANAK YATIM, ORANG-ORANG MISKIN, TETANGGA YANG DEKAT & TETANGGA YANG JAUH, TEMAN SEJAWAT, ORANG-ORANG YANG SEDANG DALAM PERJALANAN & BUDAK-BUDAK KAMU. SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK SUKA KEPADA ORANG-ORANG YANG SOMBONG LAGI MEMBANGGA-BANGGAKAN DIRI" [QS. An Nisa (4) : 36]

Dalam Ayat Suci di atas sangat lengkap, bukan ?

Yup, kita diajarkan bagaimana berhubungan vertikal (kepada Tuhan-hablum minallah) dan hubungan horizontal (sesama manusia-hablum minannas).

Dalam ayat tsb, diterangkan & dijelaskan bahwa kita harus menyembah Allah & larangan menyekutukan-Nya, berbuat baik kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim (tak punya orang tua), orang-orang miskin (masakin), tetangga yang dekat (al jaridzil qurba) & tetangga yang jauh (al jaril junub), teman sejawab (sohib), orang-orang yang dalam perjalanan jauh (ibnu sabil) dan para bawahan kita. Dan di kalimat selanjutnya menyatakan "ALLAH TIDAK SUKA KEPADA ORANG-ORANG YANG SOMBONG LAGI MEMBANGGA-BANGGAKAN DIRI".

Yup, karena orang yang mempunyai sifat sombong & takkabur walau seberat zarrah (atom) maka tidak akan masuk surga (al Jannah).

Subhanallah !

Kepada orang tua kita harus tetap berbuat baik dan berbakti meski mereka sudah lanjut usia

Jangan membentak, mengatakan "AH" saja sudah dosa besar, apalagi durhaka na'udzubillah

Allah Al Ghaffar berfirman,
"DAN TUHANMU MENETAPKAN BAHWA JANGANLAH KAMU MENYEMBAH MELAINKAN KEPADA-NYA, DAN BERBUAT BAIKLAH KEPADA IBU BAPAK. JIKA SAMPAI SALAH SEORANG MEREKA ITU ATAU KEDUANYA TELAH LANJUT TUA DALAM PEMELIHARAANMU (BERUSIA LANJUT), MAKA JANGANLAH ENGKAU KATAKAN KEPADA KEDUANYA 'AH', DAN JANGANLAH ENGKAU BENTAK KEDUANYA, DAN BERKATALAH KEPADA KEDUANYA PERKATAAN YANG MULIA" [QS. Al Israa (17) : 23]


Mari kita berendah dengan penuh kasih sayang kepada orang tua dan mendoakan mereka.

Allah Ta'ala berfirman,
"DAN RENDAHKANLAH DIRIMU TERHADAP KEDUANYA DENGAN PENUH KASIH SAYANGAN, DAN UCAPKANLAH, 'WAHAI TUHANKU, KASIHANILAH KEDUANYA, SEBAGAIMANA MEREKA TELAH MEMELIHARAKU WAKTU KECIL'." [QS. Al Isra (17) : 24]

Subhanallah !

Betapa luhurnya ajaran-Mu ya Allah

Makna dibalik Sumpah Allah pada Bintang

Assalamu'alaikum  sahabat.


Orang-orang KAFIR dari berbagai lapisan masyarakat sering menuduh, mendebatkan dan bahkan mencaci maki ayat-ayat Suci Al Qur'an di mana terdapat sumpah-sumpah Allah atas nama benda-benda yang diciptakan-Nya. Menurut pengalaman pribadi, alasan mereka berpikir demikian karena :
Kristen beranggapan bahwa objek yang digunakan dalam sumpah harus lebih tinggi dari yang bersumpah.

Namun, dari alasan yang dikemukan di atas menunjukkan daya pikir mereka yang kerdil tentang apa makna dibalik sumpah-Nya dalam Al Qur'an.

Mengapa Allah bersumpah atas nama benda ?

Kata "sumpah" berasal dari kata Arab "qasam" yang akar katanya disusun oleh huruf QAF, SIN, & MIM yang menurunkan beberapa pengertian seperti, to divide, dispose, separate, apportion dan distribute. Lengkapnya, lihat => http://answering.wordpress.com/2009/12/21/mengapa-allah-bersumpah/

Berikut ini ada ayat sumpah Allah atas nama bintang-bintang dalam Al Qur'an.

ALLAH TA'ALA berfirman,
"FALAAA UQSIMU BIL KHUNNAS (I). ALJAWAARIL KUNNAS (I)".
Artinya :
"Sungguh, Aku bersumpah dengan bintang-bintang (15) yang beredar dan terbenam (16)". [QS. AT TAKWIR (81) : 15-16]

Kalimat "AL KHUNNASI, AL JAWARI, AL KUNNASI" dari surah AT TAKWIR ayat tersebut dalam bhs. Arab dapat dilihat dari kamus Ibnu Faris (w. 395 H) dan kamus-kamus bhs. Arab lainnya, mendenifisikan dua kalimat ini agar mendekati kepada pengertian yang dimaksud kalimat AL KHUNNASI, AL JAWARI, AL KUNNASI pada kedua ayat Surah AT TAKWIR, sebagai berikut :
1. AL KHUNNAS
Berasal dari akar kata KHONASA yang arti dasarnya "menghilang dan tertutupi". WAL KHUNNASI berarti bintang hilang dipersembunyian karena menghilang di siang hari dan muncul pada malam hari.
AL KHUNNASU bentuk Isim Fail dalam bhs. Arab adalah sifat setan karena kabur bila disebutkan nama Allah. Dengan demikian, AL KHUNNAS plural "KHANNIS" yaitu sesuatu yang hilang dari pandangan mata
2. AL JAWARI
Berarti melintas (pada porosnya)
Kata plural JARIYATU dari asal kata AL JARIYU, melintas dengan kecepatan tinggi
3. AL KUNNASI (KANOSA)
Berarti :
a. Menghapus sesuatu di mukanya, menyapu atau menghilangkannya
b. Tersembunyi
Dengan demikian, AL KUNNASI berarti bintang-bintang yang menghilang dan tersembunyi di tempat peredarannya karena melintas sangat cepat.

Pengertian di atas sesuai dengan apa yang dimaksud kalimat AL KHUNNASI, tetapi adanya 2 kalimat pada ayat ke-16 dari Surah AT TAKWIR mengandung arti yang sama mendorong ahli tafsir berspekulasi lain penafsiran pada 2 ayat di surah AT TAKWIR. Allah bersumpah suatu sumpah yang tegas demi bintang-bintang yang bersinar, bersembunyi di siang hari, melintas pada tempat peredarannya kemudian tersapu dan tertutup pada petangnya.
Al Qurthubi menafsirkan, "yaitu bintang-bintang yang bersembunyi di siang hari, dan tersapu atau tersapu atau tertutup pada petang harinya". Makhluf menafsirkan, "ALLAH TA'ALA bersumpah demi bintang-bintang yang tersembunyi di siang hari, yaitu hilang cahayanya dari pandangan mata, tetapi ia tetap berada pada tempat peredarannya, dan tersapu atau tertutupi pada petang harinya".

So, adakah hubungannya dengan Sains ??

Anda pasti tahu Lubang Hitam atau Black Hole, kan ?
Lalu apa hubungannya dengan Surah AT TAKWIR ayat 15 dan 16 ?

Lubang Hitam adalah suatu fenomena alam ruang angkasa terbentuk ketika sebuah bintang yang telah menghabiskan seluruh bahan bakarnya, ambruk, hancur ke dalam dirinya sendiri dan akhirnya berubah menjadi sebuah lubang hitam dengan kerapatan tak hingga dan volume nol serta medan magnet yang amat kuat.
Istilah "Lubang Hitam" pertama kali digunakan tahun 1969 oleh fisikawan Amerika John Wheelar. Cahaya tidak dapat meloloskan diri dari sebuah lubang hitam disebabkan lubang ini merupakan massa kerapatan tinggi di dalam sebuah ruang yang kecil.
Sifat-sifat Black Hole :
1. Tidak terlihat
2. Berada pada kecepatan tinggi
3. Menarik segala sesuatu
Seolah-olah menyapu halaman langit sehingga para ilmuwan menamainya Kosmik raksasa penyedot (penghisap) karena pemusatan massa yang cukup besar sehingga menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar.
Kata AL KHUNNAS bermakna tak terlihat
Kata AL JAWARI bermakna beredar
Kata AL KUNNAS bermakna menyapu
Hal inilah membuktikan keilmiahan dalam Al Qu'an yang telah disebutkan 14 abad yang lalu di mana sains dan teknologi masih sangat sederhana sekali.
So, apakah Anda masih meragukannya ??

MAHA SUCI ALLAH DENGAN SEGALA FIRMAN-NYA




Dikutip dari :
http://daraqodisa.blogspot.com/2011/07/bintang-bintang-dalam-ayat-al-quran.html?m=1



semoga bermanfaat

Bahaya Kemusyrikan


Assalamu'alaikum wa rohmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera bagi kita semua. . .

Syirik berasal dari bahasa Arab yaitu kata Syarakah yang berarti bahwa terdapat keyakinan atau kekuatan lain yang dapat menyaingi dan menandingi Alla [QS. Al Baqarah (2) : 165 dan HR. Imam Bukhari & Muslim]. Pelaku syirik disebut musyrik.

Banyak di antara kita yang secara tidak sadar telah melakukan syirik meskipun ia melakukan ibadah agamanya. Misal, ketika kita berziarah ke makan syekh, ulama, kyai, ustad ataupun wali yang telah meninggal, banyak yang beranggapan bahwa berdoa kepada mereka (orang-orang shaleh) yang telah meninggal akan dikabulkan doanya. Mereka tidak segan-segan untuk tidur berhari-hari di samping makam. Padahal, sejauh pengetahuan saya tidak ada dalil naqli (AL QUR'AN & AL HADIST) yang memerintahkan Umat Islam melakukan hal yang demikian.

Jika hal ini dibiarkan, maka akan menyebabkan kemusyrikan yang dosanya tidak dapat diampuni [QS. An Nisa (4) : 116] dan amal baik yang selama ini mereka lakukan dihapus oleh Allah [QS. Az Zumar (39) : 65] serta diharamkan masuk surga [QS. Al Maidah (5) : 72] dan tempatnya adalah neraka [HR. Muslim] dan ia berada pada kesesatan yang jauh [QS. An Nisa (4) : 116]

A'udzubillahi mindzalik !
Semoga kita terhindar dari hal yang demikian !

Berikut ini ada beberapa bahaya kemusyrikan antara lain :

1. Hapusnya amal kita

Allah Ta'ala berfirman :
"Dan sungguh telah diwahyukan kepadamu dan orang-orang sebelummu, sungguh jika kamu mempersekutukan (ALLAH) niscaya hapuslah amalmu dan jadilah kamu termasuk orang-orang yang merugi". [QS. Az Zumar (39) : 65]


"Itulah petunjuk Allah yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Dan kalau mereka mempersekutukan (ALLAH), niscaya hapuslah dari mereka apa yang telah mereka kerjakan" [QS. Al An'am (6) : 88]

2. Tujuan hidup tidak menentu

Allah Al Malik berfirman :
"Dengan ikhlas kepada Allah, tidak mempersekutukan-Nya. Dan barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka seolah-olah dia jatuh dari langit, lalu disambar burung, atau anging menerbangkannya ke tempat yang jauh"[QS. Al Hajj (22) : 31]

3. Dosanya sangat besar dan tidak diampuni

Allah Ar Rahman berfirman :
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) yang menyekutukan-Nya dengan sesuatu (syirik) dan mengampuni dosa selain dari itu terhadap siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barang siapa mempersekutukan Allah, maka sesungguhnya dia telah berbuat dosa besar" [QS. An Nisa (4) : 48]

4. Berada pada kesesatan yang jauh

Allah Al Quddus berfirman :
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) yang mempersekutukan-Nya dengan sesuatu (syirik) dan mengampuni dosa selain dari itu terhadap siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barang siapa mempersekutukan Allah maka sungguh dia telah sesat dengan kesesatan yang jauh"[QS. An Nisa (4) : 116]

5. Diharamkan masuk surga dan termasuk orang yang zalim

Dia berfirman :

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata, "Sesungguhnya Allah ialah al Masih putera Maryam", padahal al Masih (sendiri) berkata, "Hai Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialag neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun" [QS. Al Maidah (5) : 72]

6. Masuk neraka

Rasulullah Muhammad Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, "BARANG SIAPA MATI DIA BERBUAT SYIRIK KEPADA ALLAH DENGAN SEKUTU MAKA MASUK NERAKA"[HR. Muslim] dan sabdanya, "BARANG SIAPA MATI & DIA MENYERU KEPADA SELAIN ALLAH SEBAGAI TANDINGAN NISCAYA DIA MASUK NERAKA" [HR. Bukhari]

7. Memecah belah agama

Allah Ar Rohim berfirman :
"Dalam keadaan kembali kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah sholat dan janganlah kamu termasuk orang-orang musyrik, (yaitu), orang-orang yang memecah belah agama mereka dan jadilah mereka beberapa golongan. Tiap-tiap golongan bangga dengan apa-apa yang ada pada mereka" [QS. Ar Ruum (30) : 31-32]

8. Menambah dosa & kesalahan

"Dan bahwasannya ada beberapa orang lelaki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa lelaki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa & kesalahan" [QS. Al Jin (72) : 6]


Katakanlah, "SESUNGGUHNYA AKU MENYEMBAH TUHANKU & AKU TIDAK MEMPERSEKUTUKAN SESUATU DENGAN-NYA"[QS. Al Jin (72) : 20]

"DAN SESUNGGUHNYA MASJID-MASJID ITU ADALAH KEPUNYAAN ALLAH MAKA JANGANLAH KAMU MENYEMBAH SESEORANG PUN SELAIN ALLAH" [QS. Al Jin (72) : 18]

"DAN SEMBAHLAH ALLAH & JANGANLAH KAMU MEMPERSEKUTUKAN-NYA DENGAN SESUATU PUN" [QS. An Nissa (4) : 36]

Mari kita jaga agama ini tanpa kemusyrikan apa pun !

____Semoga bermanfaat dan kurang lebih mohon maaf____

Shalat adalah Wajib dan Hukumnya

Assalamu'alaikum warohmatullohi wa barokatuh, Sahabat....

Shalat (pray-doa) adalah ibadah Mahdo (Habbumminallah) yang diawali dengan niat dan diakhiri dengan salam sesuai hukum Islam.

Shalat adalah tiangnya agama. Bila tidak sholat maka agama akan rusak dan binasa. Karena, perintah shalat langsung dari Allah Subhanahu wa Ta'ala saat Rasulullah Muhammad Shallallahu'alaihi wa Sallam di-ISRA' MI'RAJ-kan oleh-Nya pada malam yang diberkati (lihat, QS. Al Isra ayat pertama).

Para Ulama Muslim mengatakan bahwa tanpa Shalat, Islam tidak akan berarti. Karena shalat merupakan pembeda orang-orang Islam dengan Kafirin. Misal :
Kaum Muslimin bekerja, belajar, berumah tangga begitu juga Kaum Kafirin.

Beberapa syarat sahnya sholat yang saya tahu sesuai dalil naqli antara lain :

1. Harus suci
jika tidak suci maka harus wudhu, mandi atau pun tayamum (bila tidak ada air atau bila sedang sakit) sesuai perintah-Nya dalam QS. Al Maidah (5) : 6

2. Harus menghadap kiblat (lihat, QS. Al Baqarah ayat 144 & 150)

3. Harus menutup aurat
Jika Anda akan bertemu dengan orang yang Anda cintai, pastilah Anda berPAKAIAN, SOPAN, RAPI & WANGI. Anda pasti akan dimarahi atau diputuskan hubungan oleh pasangan Anda bila Anda berpakaian kurang sopan.
Sudah sepantasnya bila kepada Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Melihat harus berpakain yang rapi, wangi dan sopan saat memasuki Masjid [lihat, QS. Al A'raf (7) : 31]

Shalat harus ditegakkan dalam keadaan apa pun kecuali bagi wanita/perempuan/cewek/putri yang sedang datang bulan/mestruasi/haid.

Allah Al Quddus berfirman :

"MAKA APABILA KAMU TELAH MENYELESAIKAN SHALAT(MU), INGATLAH ALLAH DI WAKTU BERDIRI, DI WAKTU DUDUK & DI WAKTU BERBARING. KEMUDIAN APABILA KAMU TELAH MERASA AMAN, MAKA DIRIKANLAH SHALAT ITU (SEBAGAIMANA BIASA). SESUNGGUHNYA SHALAT ITU ADALAH KEWAJIBAN YANG DITENTUKAN WAKTUNYA ATAS ORANG-ORANG YANG BERIMAN" [QS. An Nisa (4) : 103]

=> Dalam keadaan takut/bahaya pun kita harus shalat

"JIKA KAMU DALAM KEADAAN TAKUT (BAHAYA), MAKA SHALATLAH SAMBIL BERJALAN ATAU BERKENDARAAN. KEMUDIAN APABILA KAMU TELAH AMAN, MAKA SEBUTLAH ALLAH (SHALATLAH), SEBAGAIMANA ALLAH TELAH MENGAJARKAN KEPADAMU APA YANG BELUM KAMU KETAHUI" [QS. Al Baqarah (2) : 239]

=> Shalat pun boleh dipotong (diqashar)

Jika kita dalam keadaan tak bermukim (tamasya atau merantau ke daerah-kota-negara lain) maka boleh diqashar (silakan bertanya kepada para Ulama, kyai, ustad/ah tentang shalat yang diqashar)

=> Shalat juga harus ditegakkan walau dalam peperangan sekali pun

Anda pasti pernah menonton film the Kingdom of Heaven, kan ??
Bagaimana ??
Seru bukan ??

Film yang mengisahkan tentang perang salib ini pada abad ke-12 sebelum datangnya Pangeran Richard the Lion heart.

Ketika tentara Muslim yang dipimpin oleh Salahuddin al Ayyubi (the Saladin) melawan tentara salib yang berpusat di Yerussalem. Pasukan Saladin (the Saladin's armies) berhenti seketika mendengar adzan dan mereka pun shalat berjamaah, tak menghiraukan pasukan salib yang bersiap menyerang balik. The Saladin's armies shalat berjamaah meskipun dalam keadaan peperangan !
Why they done it ??
This is its answer !


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :

"DAN APABILA KAMU BERADA DI TENGAH-TENGAH MEREKA (sahabatmu) LALU KAMU HENDAK MENDIRIKAN SHALAT BERSAMA-SAMA MEREKA, MAKA HENDAKLAH SEGOLONGAN DARI MEREKA BERDIRI (shalat) BESERTAMU & MENYANDANG SENJATA, KEMUDIAN APABILA MEREKA (yang shalat besertama) SUJUD (telah menyempurnakan rakaat), MAKA HENDAKLAH MEREKA PINDAH DARI BELAKANGMU (untuk menghadapi musuh) & HENDAKLAH DATANG GOLONGAN YANG KE-2 YANG BELUM SHALAT, LALU SHALATLAH MEREKA DENGANMU, & HENDAKLAH MEREKA BERSIAP SIAGA & MENYANDANG SENJATA. ORANG-ORANG KAFIR INGIN SUPAYA KAMU LENGAH TERHADAP SENJATA & HARTA BENDAMU, LALU MEREKA MENYERBUMU DENGAN SEKALIGUS. DAN TIDAK ADA DOSA ATASMU MELETAKKAN SENJATA-SENJATAMU, JIKA KAMU MENDAPAT SESUATU KESUSAHAN KARENA HUJAN ATAU KARENA KAMU MEMANG SAKIT, DAN BERSIAP SIAGALAH KAMU. SESUNGGUHNYA ALLAH TELAH MENYEDIAKAN AZAB YANG MENGHINAKAN BAGI ORANG-ORANG KAFIR ITU" [QS. An Nisa (4) : 102]




Semoga bermanfaat

Puasa adalah wajib dan Hikmahnya

Assalamu'alaikum wa rohmatullohi wa barokatuh

Puasa adalah tindakan sukarela dengan berpantang dari makanan, minuman, atau keduanya, perbuatan buruk & dari segala hal yang membatalkan puasa untuk periode waktu tertentu.

Tom Branch dari Columbia Press berkata, "Aku menganggap bahwa puasa adalah pengalaman rohani yang sangat luar biasa, lebih besar daripada pengalaman biologis/badan semata. Semula aku berpuasa dengan tujuan mengurangi berat badan yang berlebih. Akan tetapi, ternyata aku mendapati bahwa puasa tsb bermanfaat sekali bagi kejernihan pikiran. Puasa sangat membantu pandangan mata sehingga pandangan menjadi jelas sekali. Demikian juga sangat membantu dalam menganalisis ide-ide baru atau pun persepsi. Belum berlalu beberapa hari aku melakukan puasa, namun aku mendapat pengaruh kejiwaan yang demikian besar"


Inilah beberapa manfaat berpuasa jika dilakukan dengan niat, benar, semangat dan hanya ingin mendapatkan ridho dari-Nya :

1. Mengistirahatkan sistem pencernaan
2. Meningkatkan proses detoksifikasi
3. Meningkatkan resolusi proses peradangan, seperti artritis rematoid
4. Menenangkan reaksi alergi termasuk asma & demam
5. Menurunkan tekanan darah tinggi tanpa obat
Puasa dapat menormalkan tekanan darah & setelah puasa darah akan tetap ideal jika yang bersangkutan tetap menerapkan gaya hidup sehat
6. Membantu menghilangkan kebiasaan buruk & kecanduan
7. Membersihkan kulit & menjernihkan mata
8. Pintu gerbang yang sempurna untuk memulai pola makan sehat
9. Membantu menurunkan berat badan tanpa rasa lapar yang menyiksa
10. Membantu meringankan penumpukan cairan abnormal secara lebih cepat sepeqti edema pada kaki atau bengkak di perut
11. Mengembalikan rasa penghargaan terhadap makanan sehat alami
Banyak orang merasa lidah mereka menjadi "hidup" & peka setelah puasa & lebih menyukai makanan alami

Ini hanya sedikit manfaat dari berpuasa

Apakah Anda mau berpuasa ???

Mengenai perintah berpuasa, Allah Azza wa Jallah berfirman,
"HAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN, diWAJIBkan atas kamu berPUASA, sebagaimana ORANG-ORANG SEBELUMMU agar kamu bertakwa" [QS. Al Baqarah (2) : 183]

Segala sesuatu yang diperintah-Nya yang dirasakan berat untuk melaksanakannya kepada manusia yang berhasil melaksanakannya disebut ORANG-ORANG BERIMAN (MUKMININ) sedangkan yang terdapat kalimat yang berbunyi : "ORANG-ORANG SEBELUMMU" di ayat atas adalah orang-orang beriman, nabi & rasul sebelum zaman Nabi Muhammad seperti Nabi Daud dan Nabi Isa.

Dari Abdullah bin Umar ibnu Ash, bahwa Rasulullah bersabda, "Shalat yang paling disukai Allah ialah shalat Nabi Daud & puasa yang paling disukai Allah ialah puasa Nabi Daud, beliau tidur seperdua malam, berdiri sepertiganya dan tidur seperenamnya, beliau puasa 1 hari & berbuka 1 hari [HR. Bukhari]

Benarkah Nabi Daud shalat seperti yang disebutkan dalam hadist di atas ??

Agar tidak disebut tukang klaim, silakan : Lihat, SAMUEL II 12 : 20; MAZMUR 95 : 5-6

Yesus juga shalat dan puasa loh !

Yesus shalat [MARKUS 11 : 25; LUKAS 22 : 41; MARKUS 14 : 35]

"dan setelah berPUASA 40 HARI & 40 MALAM, akhirnya LAPARlah YESUS" [MATIUS 4 : 2]




Dikutip dari :
* http://id.m.wikipedia.or/wiki/Puasa
* http://iwandahnial.wordpress.com/2008/09/01/manfaat-puasa-ditinjau-dari-segi-medis/
* http://copastuntas.blogspot.com/2010/08/inilah-11-manfaat-puasa-dari-segi.html?m=1

Islam is a pacifier religion in the world from Allah Subhanahu wa Ta'ala



Karl Haushofer, Tokoh Yahudi dibalik Tragedi Holocaust

Karl Ernst Haushofer lahir di Munich, Bavaria (Jerman), pada tanggal 27 Agustus 1869.

Dia terlahir dari keluarga Yahudi Jerman, dari pasangan Max Haushofer, seorang ekonomi dan Frau Adele Haushofer.Karir di dinas ketentaraan, Karl menamatkan pendidikan di Lembaga Pendidikan Ketentaraan Bavaria (Kriegschule), akademi artileri (artillerieschule) dan Bavarian war academy (Kriegsakademie).
Tahun 1896 Karl muda menikah dengan Martha Majer Doss (wanita Yahudi).

Haushofer merupakan salah satu tokoh dari sebuah persaudaraan mistis pemuja setan (Kabbalah).

Dari perjalanannya mengelilingi Timur Jauh inilah, Haushofer kemudian memperkenalkan sebuah teori geopolitik yang dinamakan "The Heartland Theory" yang intinya berbunyi, "siapa pun yang menguasai Heartland maka ia akan mampu mengusai World Island".

Heartland (jantung bumi) merupakan sebutan bagi wilayah Asia Tenggara, dan World Island mengacu pada kawasan Timur Tengah.

Kedua kawasan ini merupakan kawan kaya minyak bumi dan gas.

Teori ini sesungguhnya bukan teori otentik dari Haushofer, namun adaptasi dari Sir Alfrod McKinder (1861-1947) seorang pakar geopolitik asal Inggris terkemuka abad ke-19.

Nicholas Spykman seorang sarjana Amerika, menambahkan teori ini dengan mengatakan "siapa pun yang bisa menguasai World Island maka ia menguasai dunia" (di Milineum ketiga, teori ini dianut oleh Gedung Putih sehingga Bush berambisi menguasai Afghanistan, Irak dan negeri-negeri sekitarnya).

Hausfer dikenal dekat dengan para perwira Jerman, bahkan berkawan akrab dengan 2 tokoh Nazi, Adolf Hitler dan sekretarisnya, Rudolf Hess.

Kepada Adolf Hitler, Haushofer menyodorkan teori geopolitik dan teori ras unggul bangsa Arya. Buku karya Hitler yang diasisteni Hess berjudul "Mein Kampf" (perjuanganku 1926)-buku suci partai Nazi.

Seorang tokoh Yahudi bernama Theodore Hertzl ditugaskan menemui Sultan Abdul Hamid II yang kala itu menjadi khalifah Turki Ustmaniyah agar mau menyerahkan tanah Palestina bagi bangsa Yahudi.

Sang Sultan menolak mentah-mentah permintaan ini walau kemudian Herlzt mengiming-imingi Sultan dengan harta berlimpah.


Sang Sultan tidak bergeming sedikitpun. "selama jantungku masih berdetak dan darahku masih mengalir, aku haramkan tanah Palestina bagi kalian wahai Yahudi" demikian jawaban dari Sultan.

Akibatnya Hertzl dan petinggi Yahudi geram & membuat satu strategi untuk meruntuhan khilafah dengan memunculkan seorang Turki Muda bernama Mustafa Kemal Attaturk.

Sultan Abdul Hamid II tersingkir, kekhalifahan Turki Ustmani dibubarkan dan Mustafa Kemal Attaturk menjadi pemimpin Turki dan mensekulerkan negara itu.

Akhirnya Haushofer berhasil dengan gemilang mendekati Hitler dan kemudian Nazi mengejar-ngejar orang-orang Yahudi dan mereka kabur dari negerinya dan berbondong-bondong di bawa ke Palestina.

Di akhir Perang Dunia II Haushofer dan istrinya ditangkap oleh pasukan Sekutu pada 13 Maret 1946 dan mereka melakukan bunuh diri di Pahl, Jerman Barat mengikuti jejak Adolf Hitler dan Evan Brain yang melakukan bunuh diri saat Berlin jatuh ke tangan sekutu setahun sebelumnya.




  Sumber :
http://m.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/karl-hausfer-tokoh-yahudi-dibalik-tragedi-holocaust.htm




Pertanyaannya :
Mengapa Karl Haushofer dan Adolf Hitler yang berdarah Yahudi membantai orang-orang Yahudi sendiri ?


Jawabannya :
orang-orang Yahudi yang kaya dan hidup mapan di Eropa dan AS menolak mentah-mentah dan enggan untuk dipindahkan ke wilayah Palestina (yang telah dikuasai oleh Kesultanan Islam selama ribuan tahun) yang sekarang dikenal dengan sebutan negara Yahudi-Zionis Israel.