Sunday, 6 January 2013

Karl Haushofer, Tokoh Yahudi dibalik Tragedi Holocaust

Karl Ernst Haushofer lahir di Munich, Bavaria (Jerman), pada tanggal 27 Agustus 1869.

Dia terlahir dari keluarga Yahudi Jerman, dari pasangan Max Haushofer, seorang ekonomi dan Frau Adele Haushofer.Karir di dinas ketentaraan, Karl menamatkan pendidikan di Lembaga Pendidikan Ketentaraan Bavaria (Kriegschule), akademi artileri (artillerieschule) dan Bavarian war academy (Kriegsakademie).
Tahun 1896 Karl muda menikah dengan Martha Majer Doss (wanita Yahudi).

Haushofer merupakan salah satu tokoh dari sebuah persaudaraan mistis pemuja setan (Kabbalah).

Dari perjalanannya mengelilingi Timur Jauh inilah, Haushofer kemudian memperkenalkan sebuah teori geopolitik yang dinamakan "The Heartland Theory" yang intinya berbunyi, "siapa pun yang menguasai Heartland maka ia akan mampu mengusai World Island".

Heartland (jantung bumi) merupakan sebutan bagi wilayah Asia Tenggara, dan World Island mengacu pada kawasan Timur Tengah.

Kedua kawasan ini merupakan kawan kaya minyak bumi dan gas.

Teori ini sesungguhnya bukan teori otentik dari Haushofer, namun adaptasi dari Sir Alfrod McKinder (1861-1947) seorang pakar geopolitik asal Inggris terkemuka abad ke-19.

Nicholas Spykman seorang sarjana Amerika, menambahkan teori ini dengan mengatakan "siapa pun yang bisa menguasai World Island maka ia menguasai dunia" (di Milineum ketiga, teori ini dianut oleh Gedung Putih sehingga Bush berambisi menguasai Afghanistan, Irak dan negeri-negeri sekitarnya).

Hausfer dikenal dekat dengan para perwira Jerman, bahkan berkawan akrab dengan 2 tokoh Nazi, Adolf Hitler dan sekretarisnya, Rudolf Hess.

Kepada Adolf Hitler, Haushofer menyodorkan teori geopolitik dan teori ras unggul bangsa Arya. Buku karya Hitler yang diasisteni Hess berjudul "Mein Kampf" (perjuanganku 1926)-buku suci partai Nazi.

Seorang tokoh Yahudi bernama Theodore Hertzl ditugaskan menemui Sultan Abdul Hamid II yang kala itu menjadi khalifah Turki Ustmaniyah agar mau menyerahkan tanah Palestina bagi bangsa Yahudi.

Sang Sultan menolak mentah-mentah permintaan ini walau kemudian Herlzt mengiming-imingi Sultan dengan harta berlimpah.


Sang Sultan tidak bergeming sedikitpun. "selama jantungku masih berdetak dan darahku masih mengalir, aku haramkan tanah Palestina bagi kalian wahai Yahudi" demikian jawaban dari Sultan.

Akibatnya Hertzl dan petinggi Yahudi geram & membuat satu strategi untuk meruntuhan khilafah dengan memunculkan seorang Turki Muda bernama Mustafa Kemal Attaturk.

Sultan Abdul Hamid II tersingkir, kekhalifahan Turki Ustmani dibubarkan dan Mustafa Kemal Attaturk menjadi pemimpin Turki dan mensekulerkan negara itu.

Akhirnya Haushofer berhasil dengan gemilang mendekati Hitler dan kemudian Nazi mengejar-ngejar orang-orang Yahudi dan mereka kabur dari negerinya dan berbondong-bondong di bawa ke Palestina.

Di akhir Perang Dunia II Haushofer dan istrinya ditangkap oleh pasukan Sekutu pada 13 Maret 1946 dan mereka melakukan bunuh diri di Pahl, Jerman Barat mengikuti jejak Adolf Hitler dan Evan Brain yang melakukan bunuh diri saat Berlin jatuh ke tangan sekutu setahun sebelumnya.




  Sumber :
http://m.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/karl-hausfer-tokoh-yahudi-dibalik-tragedi-holocaust.htm




Pertanyaannya :
Mengapa Karl Haushofer dan Adolf Hitler yang berdarah Yahudi membantai orang-orang Yahudi sendiri ?


Jawabannya :
orang-orang Yahudi yang kaya dan hidup mapan di Eropa dan AS menolak mentah-mentah dan enggan untuk dipindahkan ke wilayah Palestina (yang telah dikuasai oleh Kesultanan Islam selama ribuan tahun) yang sekarang dikenal dengan sebutan negara Yahudi-Zionis Israel.
menarik, bermanfaat

0 komentar:

Post a Comment

Silakan Anda mengirim kritik, saran, atau pertanyaan ke :

* Nomor ponsel saya : 085716860717 dan 083824096980
*E-mail saya : Adiselamet01@gmail.com
*Akun facebook saya : Facebook.com/ayakinbisa

Syarat dan ketentuan berkomentar :
1. Dilarang menghina siapa pun
2. Dilarang berkomentar sampah. Contoh : Promosi produk
3. Jangan menggunakan link hidup
Maaf bila saya belum bisa membalas komentar atau mengunjungi situs Anda. Terima kasih atas kunjungan atau komentar Anda di blog sederhana ini. Salam untuk Anda...